Teknik Fisika ITB

Program Studi Teknik Fisika ITB adalah suatu program studi yang terletak di bawah naungan Fakultas Teknologi Industri ITB. Teknik Fisika ITB didirikan pada tahun 1950 atas prakasa ketua Fakulteit Teknik Univesitas Indonesia dengan nama Natuurkundig Ingenieur Afdeling sebagai suatu jurusan pendidikan teknik yang dikelola oleh Prof. Dr.Ir. A. Nawijn. Baru pada tahun 1959 pendidikan teknik tersebut diberi nama Bagian Fisika Teknik yang tergabung dalam Departemen Fisika/Fisika Teknik, dengan ketua Prof.Ir. M.U. Adhiwijogo.

Teknik Fisika ITB didirikan dengan tujuan untuk menjembatani konsep pengetahuan fisika yang modern dan terkini dengan implementasinya sehingga dapat berperan dalam penerapan maupun pengembangan teknologi yang berlatar belakang ilmu fisika juga mempercepat proses perwujudan suatu teknologi baru. Teknik Fisika berorientasi pada ilmu rekayasa (engineering) yang ditunjang ilmu pengetahuan dasar (science) yang kokoh khususnya ilmu Fisika dan Matematika. Hal ini berkesesuaian dengan visi dan misi Teknik Fisika ITB.

Visi Teknik Fisika ITB adalah menjadi Program Studi kelas dunia yang menghasilkan sarjana dengan fondasi kuat dalam fisika dan dasar rekayasa sehingga mampu menyelesaikan berbagai persoalan rekayasa. Dengan mengemban Misi:
1. Menyelenggarakan program pengajaran untuk menghasilkan lulusan yang mampu merancang, memfungsikan dan menganalisa sistem yang melibatkan lebih dari satu gejala dan atau besaran fisika,
2. Menyediakan lingkungan belajar yang kohesif untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan dan pelayanan dalam bidang-bidang instrumentasi dan kontrol, fisika bangunan dan akustik, komputasi dan proses material, dan optik.

Teknik Fisika ITB memiliki empat kelompok bidang keahlian:
1. Kelompok Bidang Keahlian Instrumentasi dan Kontrol, memiliki bidang kajian yang meliputi teknologi instrumentasi dan sistem pengukuran serta kontrol.
2. Kelompok Bidang Keahlian Fisika Bangunan, Akustik dan Energi, memiliki bidang kajian yang meliputi kenyamanan dalam suatu bangunan terkait akustik, pencahayaan dan termal, serta berbagai bentuk energi dan konversinya.
3. Kelompok Bidang Keahlian Rekayasa Bahan (Semi konduktor, Super konduktor, Komposit, Bahan Elektronik), memiliki bidang kajian yang meliputi desain dan komputasi material serta proses material.
4. Kelompok Bidang Keahlian Optik dan Laser, memiliki bidang kajian yang meliputi aplikasi dan desain laser, dan bahan terkait sifat optiknya seperti serat optik.

Keempat kelompok bidang keahlian tersebut tergabung dalam dua kelompok keahlian:
1. Kelompok Keahlian Teknik Fisika, yang memiliki kegiatan penelitian dan pengembangan dalam bidang Engineering Science, dengan fokus pada: Ilmu dan Teknologi Nano, Komputasi & Pemrosesan Material, Akustik (Perancangan, Pengukuran, Pemodelan & Komputasi), Teknik Pengendalian Bising dan Getaran, Pencahayaan (Perancangan, Pengukuran, Pemodelan & Komputasi), Ilmu dan Rekayasa Termal, Otomasi Industri, Konservasi Energi.
2. Kelompok Keahlian Instrumentasi dan Kontrol, yang memiliki bidang kajian teknologi instrumentasi dan sistem pengukuran serta kontrol.

Seorang engineer teknik fisika yang memiliki dasar science dan engineering yang kuat diharapkan mampu mengembangkan dirinya di dalam berbagai bidang keilmuan atau kerekayasaan lainnya. Dengan bekal ilmu dasar tersebut, seorang engineer teknik fisika dapat berkiprah di berbagai bidang dan menyerap berbagai ilmu baru dengan cepat. Tak melulu seorang engineer teknik fisika harus selalu berkiprah di bidang yang terkait langsung dengan fisika. Bagi seorang engineer teknik fisika, semua bidang ilmu dapat ia pelajari dan ia kuasai untuk mendukung kegiatannya. Baik sebagai engineer, apapun macam dan bidangnya, ataupun bidang lain seperti sebagai entrepreneur.

Hal inilah yang membuat saya tertarik pada Teknik Fisika ITB. Dengan dasar science dan engineering yang saya dapatkan di Teknik Fisika ITB, saya berharap dapat terjun ke berbagai bidang engineering. Pada dasarnya saya tertarik akan segala macam hal berbau science dan technology. Diantaranya yang terkait dengan Teknik Fisika ITB adalah akan masalah akustik, instrumentasi, serta pemodelan (baik sistem dan gejala fisis lainnya). Ketertarikan saya tersebut sangatlah cocok dengan bidang-bidang yang ada di Teknik Fisika ITB. Bahkan dalam kegiatan saya sehari-hari, sudah banyak kesempatan bagi saya untuk menerapkan ilmu-ilmu yang saya terima di Teknik Fisika dalam hobi saya terkait musik. Harapan saya setelah lulus dari Teknik Fisika ITB, saya ingin mencari pengalaman di dunia nyata dalam bidang engineering terkait minat dengan bekal ilmu yang saya terima di Teknik Fisika ITB, tentunya sambil terus menimba ilmu.

Shani Hadiyanto
133 08 002

Referensi:
Teknik Fisika ITB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s